Reference library

Glossary

Istilah-istilah yang digunakan dalam fitur SWMM dan manajemen drainase di aplikasi Canal.

Konsep Utama SWMM

SWMM
Storm Water Management Model — model simulasi hidrologi-hidraulik yang dikembangkan EPA untuk menganalisis kuantitas dan kualitas air limpasan permukaan.
INP File
File input teks SWMM yang berisi seluruh definisi model: jaringan drainase, subcatchment, parameter hidrologi, dan opsi simulasi. Diunggah atau dibuat dari awal di aplikasi ini.
OUT File
File hasil biner SWMM yang berisi time series hasil simulasi (kedalaman, debit, kecepatan) untuk setiap elemen. Diparse dan ditampilkan sebagai grafik di app.
Simulasi
Proses menjalankan model SWMM untuk menghitung transformasi hujan menjadi limpasan, routing aliran melalui jaringan, dan kualitas air. Status: idle, running, success, error, warning, cancelled.
Runoff
Air limpasan permukaan yang terjadi ketika intensitas hujan melebihi kapasitas infiltrasi tanah. Fase simulasi yang menghitung transformasi hujan ke limpasan di setiap subcatchment.
Routing
Proses mengalirkan air melalui jaringan drainase (conduit, pump, weir) dari node ke node. Fase simulasi setelah runoff, menghitung propagasi aliran dan kedalaman.
Flow Unit
Satuan debit yang digunakan dalam simulasi (CFS, GPM, MGD, CMS, LPS, MLD). Ditentukan di bagian [OPTIONS] file INP.

Node (Titik Jaringan)

Junction
Node titik pertemuan conduit di mana aliran bergabung atau bercabang. Memiliki elevasi, kedalaman maksimum, dan kedalaman awal. Direpresentasikan sebagai lingkaran di peta.
Outfall
Node titik keluar akhir jaringan drainase ke badan air penerima (sungai, laut). Tipe stage: FREE, NORMAL, FIXED, TIDAL. Bisa diberi flap gate untuk mencegah aliran balik.
Storage
Node yang dapat menampung volume air (kolam retensi, bak penampung). Memiliki kurva elevasi-volume, kedalaman maksimum, dan bentuk geometris. Direpresentasikan sebagai kotak di peta.
Divider
Node yang membagi aliran ke dua atau lebih cabang berdasarkan aturan tertentu (flow divider). Tipe: CUTOFF, TABULAR, WEIR. Direpresentasikan sebagai segitiga di peta.
Elevation
Ketinggian elevasi node (meter atau kaki) di atas datum referensi. Menentukan gradien hidraulik dan arah aliran.
Invert
Elevasi dasar node atau conduit. Selisih invert antara dua node menentukan slope dan arah aliran preferensial.
Max Depth
Kedalaman maksimum yang dapat ditampung oleh node sebelum terjadi surcharge atau flooding.
Surcharge
Kondisi di mana kedalaman air melebihi kedalaman maksimum node, menyebabkan tekanan positif di sistem tertutup.
Flooding
Kondisi di mana node tidak mampu menampung aliran masuk, sehingga air meluap ke permukaan. Volume flooding dilaporkan dalam hasil simulasi.

Link (Penghubung Jaringan)

Conduit
Saluran/pipa yang mengalirkan air antara dua node. Memiliki panjang, kekasaran (Manning's n), offset, dan cross-section. Direpresentasikan sebagai garis lurus di peta.
Pump
Link pompa yang memindahkan air dari node sumber ke node tujuan berdasarkan kurva pompa. Direpresentasikan sebagai garis putus-putus panjang di peta.
Weir
Bangunan pelimpah yang mengalirkan air berdasarkan hubungan head-discharge. Tipe: TRANSVERSE, SIDEFLOW, V-NOTCH, TRAPEZOIDAL. Direpresentasikan sebagai garis tebal di peta.
Orifice
Bukaan dengan kontrol debit yang mengalirkan air berdasarkan koefisien debit dan tinggi crest. Tipe: SIDE, BOTTOM. Direpresentasikan sebagai garis putus-putus pendek di peta.
Outlet
Link yang menghubungkan storage node ke node lain dengan hubungan head-discharge khusus (tabular atau fungsi pangkat). Sering digunakan untuk outlet kolam retensi.
Roughness
Koefisien kekasaran Manning's n conduit. Menentukan hambatan aliran dan mempengaruhi kecepatan dan kapasitas saluran.
Cross-Section (X-Section)
Bentuk geometris penampang conduit: circular, rectangular, trapezoidal, triangular, parabolic, dll. Didefinisikan di bagian [XSECTIONS] dengan parameter Geom1–Geom4.
Offset
Jarak vertikal antara dasar conduit dengan invert node di sisi upstream (InOffset) dan downstream (OutOffset).
Capacity
Rasio debit aktual terhadap kapasitas penuh conduit. Nilai > 1 menandakan kondisi surcharge.
Losses
Kerugian head tambahan pada conduit akibat entry, exit, dan rata-rata (Kentry, Kexit, Kavg). Didefinisikan di bagian [LOSSES].

Subcatchment & Hidrologi

Subcatchment
Unit area tangkapan hujan yang mengubah presipitasi menjadi limpasan. Memiliki outlet, rain gage, luas area, % impermeable, lebar, slope, dan polygon batas. Digambar sebagai poligon di peta.
Rain Gage
Stasiun pengukur hujan yang menyediakan data presipitasi untuk subcatchment. Sumber data: TIMESERIES atau file eksternal. Digambar sebagai segitiga di peta.
Impervious (%)
Persentase area subcatchment yang permukaannya impermeable (atap, aspal, beton). Menentukan seberapa cepat limpasan permukaan terbentuk.
Width
Lebar karakteristik subcatchment yang mempengaruhi waktu konsentrasi dan bentuk hidrograf limpasan. Semakin lebar, semakin cepat puncak limpasan tercapai.
Slope (%)
Kemiringan rata-rata permukaan subcatchment. Memengaruhi kecepatan aliran permukaan dan laju limpasan.
Infiltration
Proses air meresap ke dalam tanah. Model: Horton, Green-Ampt, Curve Number. Parameter mencakup MaxRate, MinRate, Decay, DryTime. Didefinisikan di bagian [INFILTRATION].
Subareas
Sub-area dalam subcatchment yang dibagi menjadi permukaan impermeable dan permeable. Parameter: Manning's n untuk masing-masing, depresi storage, dan rute aliran internal.
Evaporation
Penguapan air dari permukaan dan tanah yang mengurangi volume air tersedia. Didefinisikan di [OPTIONS] sebagai data bulanan atau timeseries.
Groundwater
Modul opsional yang mensimulasikan interaksi antara air tanah dan subcatchment. Menggunakan parameter akuifer dan hubungan eksfiltrasi. Didefinisikan di [GROUNDWATER] dan [AQUIFERS].
Snowpack
Modul opsional yang mensimulasikan akumulasi dan pelelehan salju. Didefinisikan di [SNOWPACKS] dengan parameter melt coefficient dan depletion factor.

Aliran Eksternal & Pola

Inflows
Aliran masuk eksternal yang dimasukkan langsung ke node. Tipe: FLOW, CONCENTRATION. Sumber: TIMESERIES dengan faktor skala dan baseline. Didefinisikan di [INFLOWS].
DWF (Dry Weather Flow)
Aliran dasar harian dari domestik/industri saat tidak hujan. Didefinisikan di [DWF] dengan nilai rata-rata dan time pattern.
RDII
Rainfall-Derived Inflow & Infiltration — aliran masuk ke sistem sewer akibat infiltrasi hujan melalui sambungan pipa retak. Didefinisikan di [RDII] dengan unit hydrograph.
Time Series
Data deret waktu untuk hujan, inflow, atau stage yang dirujuk oleh rain gage atau inflow. Didefinisikan di [TIMESERIES] dengan tanggal, waktu, dan nilai.
Pattern
Pola waktu multiplikatif (hourly, daily, monthly) yang menskalakan DWF atau inflow. Didefinisikan di [PATTERNS] dengan tipe dan multiplier.
Curve
Kurva hubungan X-Y untuk pump curve, rating curve, storage curve, dll. Tipe: RATING, PUMP1–PUMP4, STORAGE, SHAPE, DIVERSION. Didefinisikan di [CURVES].

Kualitas Air & Polusi

Pollutant
Parameter kualitas air yang dilacak dalam simulasi (TSS, BOD, COD, logam berat, dll). Satuan: mg/L, ug/L, count/L. Didefinisikan di [POLLUTANTS].
Land Use
Klasifikasi penggunaan lahan di subcatchment (residensial, komersial, industri). Menentukan laju buildup dan washoff polutan. Didefinisikan di [LANDUSES].
Buildup
Akumulasi polutan di permukaan subcatchment selama periode kering. Fungsi: POWER, EXPON, SATUR. Didefinisikan di [BUILDUP].
Washoff
Pelepasan polutan dari permukaan akibat limpasan hujan. Fungsi: EXPON, RATING, EMC. Didefinisikan di [WASHOFF].
Treatment
Fungsi pengolahan polutan di node (removal efficiency atau konstanta). Didefinisikan di [TREATMENT].
Coverage
Persentase penggunaan lahan per subcatchment. Didefinisikan di [COVERAGES] untuk menghubungkan subcatchment dengan land use.
Loading
Pemberian beban polutan awal ke subcatchment. Didefinisikan di [LOADINGS] dengan fungsi buildup dan koefisien.

LID & BMP

LID Controls
Low Impact Development controls — praktik pengelolaan air hujan berbasis sumber (bioretention, green roof, permeable pavement, rain barrel). Didefinisikan di [LID_CONTROLS] dengan parameter surface, soil, drain.
LID Usage
Penerapan LID control pada subcatchment tertentu dengan jumlah unit, luas, dan lebar. Didefinisikan di [LID_USAGE].
LID Removals
Efisiensi removal polutan untuk setiap LID control. Didefinisikan di [LID_REMOVALS].

Fitur Aplikasi Canal

Draw Mode
Mode menggambar elemen di peta: Select (1), Junction (2), Outfall (3), Storage (4), Divider (5), Conduit (6), Pump (7), Weir (8), Orifice (9), Outlet (0), Subcatchment (S), Rain Gage (R).
Network Map
Komponen canvas untuk visualisasi dan editing jaringan drainase. Mendukung drawing, seleksi, drag node, zoom/pan, dan animasi hasil simulasi.
Property Panel
Panel properti elemen terpilih (node/link/subcatchment). Menampilkan dan mengedit parameter INP secara inline.
Property Tables
Tabel editor untuk setiap section INP ([JUNCTIONS], [CONDUITS], dll). Mendukung edit cell, tambah/hapus baris, dan update key-value.
Map View
Mode tampilan peta: simple (koordinat lokal) atau geo (proyeksi geografis dengan anchor lat/lng). Toggle di toolbar peta.
Geo Anchor
Titik referensi (longitude, latitude) yang memetakan koordinat lokal INP ke koordinat geografis dunia nyata. Memungkinkan overlay peta base layer.
Elevation Fetch
Fitur pengambilan elevasi otomatis dari API eksternal untuk node yang belum memiliki nilai elevasi. Status: idle, fetching, done, error.
Animation
Animasi time-series hasil simulasi di peta. Kecepatan playback dapat diatur (animationSpeed). Menampilkan perubahan kedalaman dan debit seiring waktu.
Chart
Tab grafik time series hasil simulasi untuk elemen terpilih: kedalaman, head, volume, inflow, flooding (node); flow, depth, velocity, capacity (link); rainfall, evap, infiltration, runoff (subcatchment).
Dashboard
Tab ringkasan visual hasil simulasi dengan statistik agregat: min/max depth, min/max flow, flooding volume per elemen.
Summary
Tab ringkasan hasil simulasi berbasis laporan teks SWMM yang diparse ke struktur data.
Report
Tab laporan teks mentah dari SWMM engine. Menampilkan output status, error, dan warning.
Editor
Tab editor INP berbasis tabel dan key-value. Memungkinkan editing parameter model sebelum simulasi.
Undo/Redo
Riwayat edit model dengan maksimal 50 langkah. Undo (Ctrl+Z) dan Redo (Ctrl+Y) memulihkan state model sebelumnya.
Dirty Flag
Indikator bahwa model telah dimodifikasi sebelum simulasi terakhir. Digunakan untuk memperingatkan user sebelum menutup atau menjalankan ulang.
Canal

Water management platform for monitoring, analytics, and real-time control.

System

Operationalv0.0.1

© 2026 Canal. All rights reserved.